Google Docs, alternatif pengganti MS Office yang gratis dan online 10/18/2009
Posted by Eko Nur Hidayat in Tentang Angkatan 93.Tags: google docs, microsoft office
add a comment
Apakah saat ini masih ditakutkan dengan adanya operasi “software legal” terutama dari pihak microsoft? mungkin dengan artikel ini dapat membantu mengurangi kekhawatiran tersebut dengan menggunakan salah satu alternatif pengganti ms office yang masih cukup “mahal”, yaitu dengan Google Docs dari Google.
Dengan Google Docs kita bisa melakukan :
Buat dan berbagi tugas Anda secara online
Buat, edit, dan unggah dengan cepat
Impor dokumen, spreadsheet, dan presentasi Anda yang ada atau buat yang baru dari awal.
Akses dan edit dari manapun
Anda hanya memerlukan browser Web. Dokumen Anda tersimpan dengan aman secara online.
Berbagi perubahan secara real time
Undang semua orang ke dokumen Anda, kemudian lakukan perubahan bersama pada saat yang bersamaan.
Gratis – Anda tidak perlu membayar sepeser pun
Membuat dokumen, spreadsheet, dan presentasi secara online
Membuat dokumen pokok dari awal.
Anda dapat dengan mudah melakukan semua hal pokok, termasuk membuat daftar yang diberi bulet, menyortir menurut kolom, menambahkan tabel, gambar, komentar, rumus, mengubah font, dll. Dan gratis.
Upload file-file Anda yang sudah ada.
Google Documents menerima sebagian besar format file yang populer, termasuk DOC, XLS, ODT, ODS, RTF, CSV, PPT, dll. Jadi, mulailah meng-upload file Anda yang sudah ada.
Kebiasaan desktop yang sudah dikenal membuat proses editing mudah sekali.
Cukup klik tombol toolbar untuk menebalkan, menggarisbawahi, menetapkan indent, mengubah font atau format angka, mengubah warna latar belakang sel, dst.
Berbagi-pakai dan berkolaborasi dalam waktu-nyata
Pilih siapa yang dapat mengakses dokumen Anda.
Cukup masukkan alamat email orang-orang yang hendak Anda ajak berbagi-pakai dokumen tertentu, lalu kirimi mereka undangan.
Berbagi-pakai saat ini juga.
Setiap orang yang Anda undang, baik untuk mengedit ataupun melihat dokumen, spreadsheet, atau presentasi Anda, dapat mengaksesnya segera setelah mereka sign in.
Mengedit dan melakukan presentasi dengan orang lain dalam waktu-nyata.
Beberapa orang sekaligus dapat melihat dan mengubah dalam waktu yang sama. Ada jendela chat di-layar untuk spreadsheet, dan revisi dokumen menunjukkan kepada Anda siapa mengubah apa, dan kapan. Melihat presentasi bersama-sama mudah sekali, karena setiap orang yang bergabung dalam presentasi dapat secara otomatis mengikuti si presenter.
Menyimpan dan mengelola karya Anda dengan aman
Mengedit dan mengakses dari mana saja.
Tidak ada yang perlu di-download; Anda mengakses dokumen, spreadsheet, dan presentasi Anda dari komputer mana saja yang memiliki koneksi ke Internet dan browser standar. Dan gratis.
Menyimpan karya Anda dengan aman.
Penyimpanan online dan penyimpanan-otomatis membuat Anda tidak usah mengkhawatirkan kerusakan hard drive lokal atau listrik mati.
Menyimpan dan mengekspor salinan dengan mudah.
Anda dapat menyimpan dokumen dan spreadsheet Anda ke komputer sendiri dalam format DOC, XLS, CSV, ODS, ODT, PDF, RTF dan HTML.
Tertibkan dokumen Anda
Dengan mudah menemukan dokumen Anda dengan menertibkannya dalam sejumlah folder. Tarik dan taruh dokumen Anda ke dalam sebanyak-banyaknya folder yang Anda inginkan.
Mengendalikan siapa saja yang dapat melihat dokumen Anda
Publikasikan karya Anda sebagai halaman web.
Anda dapat mempublikasikan dokumen online dengan sekali klik, sebagai halaman web berpenampilan normal, tanpa harus mempelajari hal-hal baru.
Mengendalikan siapa saja yang dapat melihat halaman Anda.
Anda dapat mempublikasikannya ke seluruh dunia, hanya kepada beberapa orang saja, atau tidak kepada siapa pun – terserah Anda. (Anda juga dapat mencabut publikasi setiap saat.)
Kirim dokumen Anda ke blog Anda.
Setelah membuat dokumen, Anda dapat mengirimkannya ke blog Anda.
Publikasikan di perusahaan atau kelompok Anda.
Dengan Google Apps, bahkan lebih mudah lagi untuk berbagi-pakai dokumen, spreadsheet, dan presentasi yang penting di dalam perusahaan atau kelompok Anda.
Memulai
Mulai Sekarang
Belum punya account Google?
Buat account sekarang
Sudah siap membuat Google documents Anda yang pertama?
Cukup sign in ke account Google Anda.
Lalu, pilih jenis dokumen yang hendak Anda buat atau upload file yang sudah ada.
Bagi-pakai dengan orang lain dan bahkan mungkin publikasikan saja.
http://www.google.com/google-d-s/intl/in/tour1.html
Kingsoft 2009, alternatif pengganti Microsoft Office 10/15/2009
Posted by Eko Nur Hidayat in Tentang Angkatan 93.Tags: alternatif pengganti office, kingsoft, pdf output, presentation, spreadsheet, word processing
2 comments
Kingsoft Office 2009 yang ditawarkan dengan harga 700-ribuan ini membawa fungsi-fungsi software aplikasi office yang paling banyak digunakan saat ini dan memadukannya dalam suatu aplikasi yang kompatibel untuk berbagi macam format dokumen.
Kingsoft Office 2009 mengembangkan tiga perangkat komunikasi terbesar yaitu WRITER, SPREADSHEET, dan PRESENTATION dengan meningkatkan kegunaan dan hubungan antar dokumen serta menggunakan tampilan yang sangat familiar sehingga memperpendek waktu pembelajaran dan penyesuaian ulang.
Kingsoft Office 2009 dapat membuka berbagai jenis format file dan menampilkannya persis seperti yang anda inginkan. Termasuk format Microsoft Office 2007 (.docx dan xlsx).
Kingsoft Office 2009 merupakan office pengganti yang sempurna bagi bisnis yang menggunakan berbagai jenis format dokumen dan tidak terpaku pada suatu standar yang spesifik.
Kingsoft Office 2009 tidak dibuat berdasarkan Open Office, tetapi merupakan suatu aplikasi Office baru yang 100% kompatibel untuk Windows XP/Vista dan berbagai sistem operasi.
Kingsoft Office 2009 juga merupakan pilihan yang tepat untuk PC lama, atau laptop mini anda yang memerlukan software office yang kecil dan tidak memakan kapasitas yang besar, tetapi kuat dan kompatibel.
WRITER
WRITER adalah sistem pembuat dokumen all in one untuk bisnis yang kompak. Dengan platform terdepan yang sangat kompatibel menggunakan tampilan, tombol, menu hingga lambang yang standar. Membuat pengguna office yang sudah terbiasa dengan aplikasi office tidak perlu melakukan pembelajaran ulang.
SPREADSHEETS
Formula dapat dibuat dan diubah tanpa perbedaan baik dalam tampilan maupun pengoperasian. Tambahan fungsi baru yaitu autocompletion, tabbed windwos, advance charting dan PDF Export. SPREADSHEETS merupakan pilihan tepat untuk kantor yang mebutuhkan kecepatan dan keakuratan data dalam berbagai PC.
PRESENTATION
Dalam membuat, membuka atau memodifikasi slide PowerPointTM, kompatibilitas dan kecepatan Kingsoft PRESENTATION membuat bisnis menjadi lebih cepat, simpel dan hemat. Demo, meeting, dan presentasi Kingsoft Office 2009 menyediakan kesempatan bagi perusahaan untuk bermigrasi dan mendapatkan penghematan yang besar.
PDF Output
Export dokumen dari WRITER, SPREADSHEET dan PRESENTATION slide anda menjadi file PDF dengan sangat mudah, tanpa tambahan program, membuat komunikasi dan perpindahan data yang lancar dan aman. Bisa di PASSWORD untuk menjaga keamanan file PDF anda.
ANDA MAMPU – sebuah kutipan 2 05/19/2009
Posted by d513kopmas07 in Tentang Angkatan 93.Tags: belalang, berfikir, mampu, percaya
add a comment
KISAH SEEKOR BELALANG
belalangSeekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan ia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun ia keheranan kenapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dariusiaataupun bentuk tubuh?”
Belalang itupun menjawabnya, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup dialam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”.Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang selama ini membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
cerita ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.
bahwa sebenarnya kita bisa terbang dan melompat jauh setinggi nya .
tapi semua kemampuan kita u melompat di batasi oleh batasan2 yang kita bangun sendiri di alam pikiran kita.
ANDA MAMPU – sebuah kutipan 05/19/2009
Posted by d513kopmas07 in Tentang Angkatan 93.Tags: berfikir, mampu, percaya
1 comment so far
ANDA MAMPU, JIKA ANDA PERCAYA ANDA MAMPU
Jangan pernah takut terhadap apa yg sedang anda hadapi
Jika anda percaya bahwa hidup ini bernilai
Rasa Percaya ini akan membantu anda menghadapinya
Penghalang antara anda dan kesuksesan
Bukanlah sesuatu yg tampak di permukaan
Tapi berupa gabungan keraguan akan kemampuan anda,
Satu-satunya pembatas terhadap realisasi sukses anda di
esok hari
Adalah keraguan anda yg muncul hari ini.
Sukses hanyalah sebuah cara pandang,
Jika anda ingin sukses
Mulailah berpikir bahwa anda adalah orang sukses.
Anda, adalah apa yg anda pikirkan.
WISATA yang SALAH KAPRAH 03/31/2009
Posted by Eko Nur Hidayat in Sebuah Cerita, Tentang Angkatan 93.Tags: alun alun sleman, alun alun yogyakarta, refreshing, taman pintar, tol, Wisata
3 comments
Wisata merupakan salah satu kebutuhan hidup sekunder. Tujuan dari seseorang melakukan wisata adalah untuk refreshing atau melepas kepenatan akibat rutinitas sehari-hari. Untuk mencapai tujuan tersebut seseorang dapat melakukan dengan beberapa cara, antara lain dengan meluangkan waktu khusus dengan mengikutsertakan seluruh anggota keluarga untuk melakukan wisata ke objek-objek wisata yang tersedia.
Sebagai contoh, Bang Anton yang sehari-hari harus dibelakang meja computer dan “memelototi” komputer sampai jenuh mungkin mengajak keluarga ke pantai, ke kebun binatang, ke taman atau tempat lain. Berbeda dengan bos Teguh, untuk wisata mungkin tidak harus meluangkan waktu khusus karena memang tugasnya lebih banyak jalan-jalan. Sehingga seperti kata pepatah “sambil menyelam minum susu” mungkin bias diterapkan bos Teguh, dalam artian sambil bekerja jangan sampai mengganggu wisata. He..he..he…
Tetapi akhir-akhir ini banyak kejadian melakukan wisata salah kaprah. Salah satu contoh mulai dari semburan Lumpur lapindo atau jebolnya tanggul Situ Gintung di dekat Bang Anton yang seharusnya orang bergotong royong bahu membahu dan saling membantu untuk meringankan saudara-saudara kita yang terkena musibah malah dijadikan tontonan. Hal ini jelas-jelas diakui oleh salah satu warga yang diwawancarai salah satu stasiun televise swasta mengatakan bahwa “saya kesini untuk melihat langsung tidak hanya melihat dari TV atau mendengar berita”. Jelas sekali tidak ada kata-kata “akan membantu”. Maka akhirnya muncul istilah “Wisata Bencana”. Bencana bagi sebagian orang dijadikan wisata bagi orang lain??….
Selain itu ada juga wisata lain yang juga seharusnya tidak layak untuk tempat wisata (kalau ini kebetulan aku sendiri juga sebagai salah satu pelaku…). Seperti saat ini di Jawa Tengah tengah dibangun mega proyek Tol Semarang-Solo. Tentu saja dalam proyek tersebut banyak digunakan berbagai macam alat-alat berat untuk membantu pekerjaan. Nah, disinilah masalahnya.
Alat berat menjadi salah satu daya tarik bagi warga sekitar lokasi proyek. Akibatnya banyak penduduk baik anak-anak maupun bekas anak (orang tua) yang berbondong-bondong untuk sekedar melihat alat berat tersebut. Apakah hal tersebut salah? Menurut aku, kalau hanya sekedar melihat alat berat tidak salah. Yang salah adalah kapan dan dimana waktu melihatnya. Menurut pengamatanku, penduduk banyak melihat alat berat pada saat alat berat tersebut sedang bekerja dan dari jarak yang cukup dekat (bisa dilihat di foto..).

Proyek Tol Semarang - Solo
Apakah tidak memperhitungkan keselamatan? Kebetulan aku sering mengajak keluarga (hamper tiap sore) untuk melihat kegiatan tersebut di Kramas (tempat tiang pancang pertama diresmikan Gubernur Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu) dari tempat yang cukup jauh (sekitar 100 m dari proyek) jadi cukup aman (menurut aku) walaupun sebenarnya lokasi proyek merupakan lokasi terlarang.
Beberapa kegiatan lain yang aku anggap sebagai wisata antara lain :
Main ke rumah teman

Bersama Arrum dan anaknya (Wawan sedang keluar)
Jalan-jalan ke tempat wisata

Pintu Masuk Taman Pintar

Salah satu sudut Gedung Oval Taman Pintar
Main ke taman kota

Alun - Alun Utara Yogyakarta

Salah satu sudut Alun - alun Kabupaten Sleman
Ke Desa

Di tepian sungai, belajar mengenal alam
Bersyukurkah Kita? 02/26/2009
Posted by Anton Purba in Pengalaman Berharga.Tags: Anton, Bersyukur, Sykur, UNDIP
add a comment
Hampir tiap hari Saya melihat stiker yang bertuliskan “BERSYUKURKAH KITA” di kaca belakang mobil2 yang berlalu-lalang di Jakarta. Sekedar illustrasi, stikernya kecil ukuran 10×15 cm berwarna ungu & putih. Bagi Saya pribadi, kata2 BERSYUKUR selalu ajaib. Ajaib dalam arti kata2 tersebut membuat Saya selalu merasa makin kecil dimata Tuhan. Merasa tidak ada apa2nya, dan juga semakin menghargai sesama.
Bersyukur adalah suatu rasa yang ada dalam diri manusia ketika membandingkan keadaan yang dia alami dengan orang lain. Rasa bersyukur akan timbul jika kita selalu memandang ke-bawah, dan bukan ke-atas. Bersyukur adalah universal, manusia setidaknya pasti memiliki rasa ini. Kenapa saya bilang setidaknya, karena ada juga orang2 tertentu yang tidak pernah merasa bersyukur atas apa yang dimiliki. Biasanya orang2 tipe ini adalah yang tidak pernah puas dan selalu menganggap rumput tetangga lebih hijau.
Bersyukur jangan disalah artikan sebagai sebuah tameng untuk tidak berkembang. Maksudnya bukan berarti kalau kita bersyukur kita diwajibkan untuk puas dengan kondisi sekarang. Artikanlah rasa bersyukur sebagai seuatu ungkapan bahwa kita mengakui diatas langit ada langit, dan tentunya pengakuan akan kelemahan & kelebihan yang kita miliki.
Ini bukanlah khotbah religius, karena saya bukan pendeta dan juga bukan ustadz atau bhiksu. Saya hanya ingin menyampaikan perasan yang saya alami ketika mengucap syukur atas apa yang telah saya miliki saat ini. Adalah tugas dari sampean2 yang menarik benang merah bahwa kemanusiaan kita akan semakin terasa kalau kita selalu bersyukur dan melongok ke bawah.
Minggu lalu saya semain tersentak, ketika Pendeta memberikan pencerahan tentang bersyukur. Bapak Pendeta satu ini, tidak banyak teori, tapi cukup dengan memberikan illustrasi perbandingan antara apa yang kita punya dengan apa yang tidak dimiliki orang lain. Cukup mengena sasaran. Dari situ Saya semakin yakin, sekiranya setiap orang, minimal di negri kita tercinta Indonesia, memiliki rasa bersyukur untuk sesuatu yang dia miliki, mungkin negara kita akan lebih baik. Saya tidak bilang pasti, tapi mungkin, terlalu sempit untuk menjadikan kata2 SYUKUR sebagai sebuah parameter keberhasilan suatu negara. Tapi kalau ukurannya adalah pribadi, maka ucapan rasa syukur akan membuat sampean2 (kowe Ed, Guh,Nug,Ko, etc.,etc.) merasa sejuuuuk. Gak percaya? Work flow-nya begini:
1. Selalulah melihat kebawah (jangan selalu anggap rumput tetangga lebih hijau).
2. Jika kita sudah rela meng-komparasi (pembanding) dengan yang dibawah, secara otomatis kita akan merasa bersyukur, karena kita masih lebih baik dengan yang lain.
3. Nah kalau kita merasa ada orang lain yang masih kekurangan, karena pasal 2, maka kita akan rela berbagi untuk yang kekurangan.
4. Kalau 1,2&3 sudah jalan, otomatis gak ada lagi gontok2an, benci2an, sikut2an, pokoknya yang aneh2lah. Jadi kehidupan sosial kita akan teras sejuuuk dan tidak panas seperti suhu politik jelang pemilu 2009.
5. Nah flow ke-5 ini adalah yang paling penting. Jika kita merasa sudah dibawah banget, jatuh banget, maka selalu ingat flow ke-1.
Kekuatan Jejaring Sosial Di Internet 02/24/2009
Posted by Anton Purba in Kenangan Kuliah.Tags: Anton, Internet, Jejaring, Sosial, UNDIP
1 comment so far
Masih ingat gak, awal2 tahun kemarin kita mulai ngumpul di Internet? Nah…kalau mungkin bisa dianggap sebagai salah satu manfaat, inilah manfaat dari adanya jejaring sosial diinternet. Ya bisa melalui apa saja, ada blog, FS, FB, email, LinkedIn etc, semuanya dapat dipakai sebagai sebuah media untuk menghubungkan dengan teman2 lama. Atau bisa lebih dari itu, mungkin ada juga yang akhirnya menemukan jodoh lewat media2 jejaring sosial.
2 Bulan terakhir, aku benar2 menerima banyak kejutan, karena ngumpul kembali dengan teman2 lama. Ada teman SMA, ada teman rekan kerja di perusahaan lama, ada teman kuliah (yo sampeyan2 iku), ada teman2 KKN. Seperti menemukan kembali dunia yang hilang. Mungkin terlalu berlebihan, tapi memang itu adanya.
Ada beberapa orang berpendapat bahwa untuk menghilangkan rasa bosan/stress akan rutinitas, maka mulailah kontak dengan teman2 lama, bicara mengenai masa2 lalu yang lucu2 dan juga mungkin menyedihkan, maka hidup akan terasa segar kembali.
Blackberry TM vs HP Jadul 02/23/2009
Posted by Anton Purba in Kisah Nyata, Sebuah Cerita.Tags: Anton, Blackberry, Jadul, Ponsel, UNDIP
2 comments
Mestinya sudah pernah lihat Smartphone merk Blackberry bukan? Atau konco2 jangan2 sudah ada yang punya? Pak Teguh misalnya? Penjualan ponsel pintar ini menembus 50juta unit di tahun 2008 di seluruh dunia. Berapa % jatah di Indonesia tidak ada data yang pasti. Tapi jika sampean2 sedang berada di bandara/mall/restoran dan lirik kanan kiri, pasti 1 diantara 10 orang sedang dengan gagahnya pencat-pencet ponsel canggih ini.
Saya tidak akan mengulas lebih jauh tetantang betapa lakunya ponsel ini, tapi lebih cenderung ke arah pertanyaan, “Kenapa sih orang2 demen banget sama ponsel pintar ini?”. Kemudahan terkoneksi ke Internet mungkin salah satu jawaban-nya. Tapi apa iya, orang sudah tergantungnya sama Internet? Bisa ya, bisa tidak. Ada sebagian orang yang sudah mencari nafkah di Internet, dan mereka 100% tergantung sama “connectivity”. Sisanya mungkin supaya gampang cek email, FB (face book), FS, IM (instant messenger) atau singkatnya supaya gampang terkoneksi ke jejaring sosial sosial lainnya. Mungkin kalau di buat %, 60-70 adalah untuk yang terakhir ini. Artinya hanya 30% orang yang selalu ingin terhubung ke Internet untuk mencari nafkah. Sisanya adalah untuk mempertahankan connectivity antar komunitas.
Nah, dengan hadirnya perangkat yang hanya segenggaman tangan dan sudah dapat terhubung ke dunia maya, tentunya akan menjadi incaran banyak pihak. Blackberry salah satunya jawabannya. Tapi apakah sampean2 percaya kalau Saya masih pakai Samsung SGH C130? Betul! Saya memakainya sejak tahun 2006, dan sampai sekarang belum bermasalah.
Mungkin itulah bedanya, saat ini Saya masih beranggapan bahwa HP bagi Saya masih sebatas alat untuk “say hello” dan “SMS”. Jadi untuk apa Saya harus punya ponsel pintar? Kalau hanya sekedar untuk petentang-petenteng rasanya malu pada diri sendiri. Lha iyalah, 7-8jt hanya untuk sebuah alat yang sebenarnya gak butuh2 banget!! Sayang kan?? Nah itu maksud Saya! Saya yakin se-yakin2nya 70% dari pemakai ponsel pintar (tidak hanya Blackberry, ada Nokia, SE, Apple, Samsung, etc) adalah pemakai yang statusnya kurang jelas, alias yang penting gaya!! Itulah potret negara kita Indonesia. Tahukah sampean2 kalau negara kita termasuk negara yang empuk untuk di racuni dengan barang2 konsumer?? Betul, karena negara kita sangat kental dengan budaya pamer, dan gampang dipanas-panasi.
Heboh Dukun Ponari 02/16/2009
Posted by Anton Purba in Kisah Nyata.3 comments
Saya termasuk (menurut Saya) orang yang sedikit liberal dan juga nasionalis, tapi mungkin lebih condong ke kata2 CUEK. Artinya Saya tidak pernah membawa ranah ke-IMANan untuk diperbincangkan di sebuah forum atau minimal diperbincangkan dengan 1-2 orang lebih. Bagi Saya meng-IMANi sesuatu adalah murni sebuah keputusan pribadi yang tidak boleh di senggol2 atau di ungkit2.
Namun, rasa inseng Saya muncul mendengar berita bahwa ada dukun sakti dari Jombang yang dapat menyembuhkan semua penyakin hanya sengan se-onggok batu. Sejarah sang dukun mendapatkan batu tersebut juga masih hangat dibicarakan. Lebih geger lagi, sang dukun ternyata masih berusia belian yang kerjanya masih suka main2 dan lempar2an batu. Lha?? Bisa jadi batu terbut hasil lempar2an, iya tha?? Nah singkat cerita sang dukun (bernama Ponari) semakin banyak pasien karena menurut cerita dari mulut ke mulut batu yang digunakan sebagai media penyembuhan bisa menyembuhkan penyakit apa saja. Sudah ada beberapa korban yang meninggal saat berobat ke mBah Ponari. Terlepas apa meninggal karena memang sakitnya, atau bisa jadi karena saling serobot ingin segera bertemu sang Dukun.
Ini adalah sebuah fenomena yang sangat menarik, dimana masyarakat saling berbondong-bondong untuk mendapatkan sebuah kesembuhan, dan yang dituju ada seorang anak kecil dengan segenggam batu ditangan. Para alim ulama juga sudah mengingatkan ke khalayak ramai karena nantinya dapat menjadi sirik, jika meganggap sebuah batu dapat menyembuhkan penyakit, dan bukan karena iman ke Sang Pencipta. Namun, inilah potret bangsa kita yang masih kental dengan mistis, dan mudah terprovokasi. Selain itu pemerintah yang sekarang mestinya lebih ngiris lagi hatinya, karena begitu banyak masyarakat yang tidak memiliki uang hanya untuk sekedar berobat ke dokter/rumah sakit, sehingga lebih mencari solusi2 yang lain (dukun).
Yo wes lah…mudah2an konco2ku sak angakatan ora ono sing melu2 neng Jombang, ketemu mbah Ponari.